<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>YTMIAD</title>
	<atom:link href="http://ytmiad.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ytmiad.wordpress.com</link>
	<description>Yayasan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Oct 2009 20:06:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ytmiad.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>YTMIAD</title>
		<link>http://ytmiad.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ytmiad.wordpress.com/osd.xml" title="YTMIAD" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ytmiad.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>MANUSIA PASTI PULANG KE KAMPUNG AKHIRAT</title>
		<link>http://ytmiad.wordpress.com/2009/10/03/manusia-pasti-pulang-ke-kampung-akhirat/</link>
		<comments>http://ytmiad.wordpress.com/2009/10/03/manusia-pasti-pulang-ke-kampung-akhirat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 19:30:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ytmiad</dc:creator>
				<category><![CDATA[TMIAD]]></category>
		<category><![CDATA[angin]]></category>
		<category><![CDATA[angin berkisar kuat]]></category>
		<category><![CDATA[angin mandul]]></category>
		<category><![CDATA[angin puyuh]]></category>
		<category><![CDATA[cyclon]]></category>
		<category><![CDATA[puting beliung]]></category>
		<category><![CDATA[taifun]]></category>
		<category><![CDATA[tornado]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ytmiad.wordpress.com/?p=108</guid>
		<description><![CDATA[Manusia diciptakan, dibuat, dimiliki oleh Allah SWT, dari tidak ada dibuat jadi ada, dihidupkan, dan dimatikan. Awal – Akhir Ciptaan Allah SWT di seluruh alam semesta adalah fana, ada awal dan ada akhir. Awal manusia hidup diketahui dengan adanya nafas, yang kemudian dinyatakan bahwa nafas adalah inti kehidupan, yang membuat ruh ada hidup di dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ytmiad.wordpress.com&amp;blog=3044307&amp;post=108&amp;subd=ytmiad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-110" title="BENCANA" src="http://ytmiad.files.wordpress.com/2009/10/bencana2.jpg?w=500" alt="BENCANA"   /><strong></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Manusia diciptakan, dibuat, dimiliki oleh Allah SWT, dari tidak ada dibuat jadi ada, dihidupkan, dan dimatikan.</strong></p>
<p><strong>Awal – Akhir<br />
</strong>Ciptaan Allah SWT di seluruh alam semesta adalah fana, ada awal dan ada akhir. Awal manusia hidup diketahui dengan adanya nafas, yang kemudian dinyatakan bahwa nafas adalah inti kehidupan, yang membuat ruh ada hidup di dalam badan manusia. Tanda akhir kehidupan manusia adalah ketika nafas berhenti keluar masuk dari tubuh, ruh akan pulang kembali ke akhirat.</p>
<p><strong>Musnah – Hancur<br />
</strong>Aktifitas raga manusia berhenti setelah nafas tidak ada dan ruh keluar dari badan, akhirnya musnah, hancur. Sebaliknya jika raga rusak atau hancur manusia akan mati; hancur oleh angin, air, api, tanah dan kejadian-kejadian atau peristiwa yang merusak baik oleh alam maupun mahluk.<span id="more-108"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Balatentara Allah yang diberi tugas untuk melaksanakan kehendakNya antara lain: angin, angin berkisar kuat, taifun, tornado, cyclon, puting beliung, puyuh, angin mandul yang mematikan mahluk dan flora, angin sangat dingin, sangat panas. Air banjir, gelombang, hujan deras, hujan es, hujan batu, hujan angin. Guntur, petir dengan bunyi sangat kuat. Gempa, erupsi gunung, tanah longsor, tanah rekah, badai pasir dan Api.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tugas di Dunia<br />
</strong>Tugas dan fungsi pokok manusia sebagai makhluk akhirat maupun ketika ditugaskan menjadi makhluk bumi adalah beribadah, menghambakan diri kepada Allah SWT.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika bertugas di kehidupan dunia manusia diberi bekal dalam dirinya untuk dipergunakan sebaik-baiknya dalam menjalani kehidupan. Bekal yang berhasil dimanfaatkan dalam beribadah menjadi prestasi yang diridhoi Allah SWT tersebut akan dibawa pulang ke kampung akhirat yang abadi. Prestasi yang dicapai selama hidup manusia di dunia akan sangat menentukan posisi di kehidupan akhirat.</p>
<p style="text-align:justify;">Pedoman untuk memanfaatkan bekal tersebut ada dalam Al Qur’an. Petunjuk pelaksanaan serta aturan-aturan untuk beribadah ada dalam rukun Iman dan rukun Islam. Referensi berupa contoh aplikasi dimuat dalam hadits Rasulullah Muhammad SAW, dicontohkan kepada para sahabat, tabi’in, tabi-it tabi’in, para aulia, guru-guru mursyid. Guru Mursid adalah guru yang memiliki silsilah ilmu yang jelas urutannya hingga ke Rasulullah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sangat sulit bagi seorang manusia untuk selamat hidup di dunia dan akhirat tanpa bimbingan seorang guru mursyid.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika manusia lahir di bumi, yang sebelumnya merupakan makhluk akhirat (ruh, spirit) sudah mulai memakai atribut manusia dunia berupa raga (badan, body). Dalam pertumbuhannya raga manusia bertambah kuat sejalan dengan perkembangan kehendak atau keinginan (nafs, soul).</p>
<p style="text-align:justify;">Kehendak manusia akan pemenuhan duniawi akan melemahkan fungsi ruh yang selalu ingin dekat dan beribadah kepada Allah SWT. Bila tidak dilatih dengan tekun, dirawat dan diberi makanan rohani sesuai petunjuk pelaksanaan Islam, ruh akan lemah dan tertutup oleh keinginan duniawi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ytmiad.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ytmiad.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ytmiad.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ytmiad.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ytmiad.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ytmiad.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ytmiad.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ytmiad.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ytmiad.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ytmiad.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ytmiad.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ytmiad.wordpress.com/108/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ytmiad.wordpress.com/108/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ytmiad.wordpress.com/108/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ytmiad.wordpress.com&amp;blog=3044307&amp;post=108&amp;subd=ytmiad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ytmiad.wordpress.com/2009/10/03/manusia-pasti-pulang-ke-kampung-akhirat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22dfbb9c38a055a8f2233ac32f8bf8c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ytmiad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ytmiad.files.wordpress.com/2009/10/bencana2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">BENCANA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEKILAS TAFAKUR MEDITASI ISLAM ABAH DIDI</title>
		<link>http://ytmiad.wordpress.com/2009/08/05/sekilas-tafakur-meditasi-islam-abah-didi/</link>
		<comments>http://ytmiad.wordpress.com/2009/08/05/sekilas-tafakur-meditasi-islam-abah-didi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Aug 2009 19:03:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ytmiad</dc:creator>
				<category><![CDATA[TMIAD]]></category>
		<category><![CDATA[ABAH DIDI. ABAH. MEDITASI]]></category>
		<category><![CDATA[AKHIRAT]]></category>
		<category><![CDATA[ALLAH]]></category>
		<category><![CDATA[HIKMAH]]></category>
		<category><![CDATA[ILMU]]></category>
		<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[NERAKA]]></category>
		<category><![CDATA[PESANTREN]]></category>
		<category><![CDATA[SPIRITUAL]]></category>
		<category><![CDATA[SUBHANALLAH]]></category>
		<category><![CDATA[SURGA]]></category>
		<category><![CDATA[TAFAKUR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ytmiad.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Tafakur Meditasi Islam Abah Didi Untuk ketenangan, kesabaran, ketenteraman www.abah-didi.com, www.ismedad.co.uk Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. (Q S:13 Ar Ra’d, ayat 28) Asli dari Islam Mudah dipelajari Cukup berlatih lima menit sehari Dapat dilakukan di mana saja Bermanfaat seumur hidup Menimbulkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ytmiad.wordpress.com&amp;blog=3044307&amp;post=63&amp;subd=ytmiad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Tafakur Meditasi Islam Abah Didi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><a><img class="aligncenter size-medium wp-image-64" title="ISMEDAD" src="http://ytmiad.files.wordpress.com/2009/08/ismedad.jpg?w=300&#038;h=115" alt="ISMEDAD" width="300" height="115" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk ketenangan, kesabaran, ketenteraman</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>www.abah-didi.com, www.ismedad.co.uk </em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram. (Q S:13 Ar Ra’d, ayat 28)<strong> </strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<ul style="text-align:justify;">
<li>Asli dari Islam</li>
<li>Mudah dipelajari</li>
<li>Cukup berlatih lima menit sehari</li>
<li>Dapat dilakukan di mana saja</li>
<li>Bermanfaat seumur hidup</li>
<li>Menimbulkan ketenangan, kesabaran, ketenteraman      dalam kehidupan</li>
<li>Menjadikan anda dapat mengatur dan mengendalikan      diri sendiri</li>
<li>Memudahkan anda mendapatkan rezeki</li>
<li>Sebagai alat / jalan menuju selamat dunia akhirat</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Deskripsi <span id="more-63"></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tafakur Meditasi Islam sudah dikenal dan lazim dilakukan oleh para aulia dan guru-guru mursyid Islam sejak berabad-abad yang lalu sebagai sebuah kegiatan spiritual yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, ketenangan pikiran, kecerdasan intelektual, dan ketajaman intuisi. Tafakur yang dimaksudkan di sini adalah suatu kegiatan mental dan fisik melibatkan teknik pernafasan serta konsentrasi pikiran, jika dilakukan secara teratur dan terus menerus akan menyebabkan kondisi tubuh, pikiran, dan emosi berada dalam kondisi yang terkendali dengan baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Tafakur Meditasi Islam Abah Didi sudah lebih dari 40 tahun diajarkan oleh Syaikhuna Al Mukarram Syech Abdullah Ibnu Mas’ud, atau lebih dikenal dengan “Abah Didi” merupakan suatu metoda konsentrasi, mengosongkan pikiran, menarik nafas dan mengeluarkan nafas secara tenang, teratur, disertai bacaan “Subhanallah” (di dalam hati). Dilakukan minimal lima menit sehari-semalam secara rutin. Akan bermanfaat serta efektif dalam mengingat Allah SWT mulai dari sel terkecil, organ tubuh, anggota tubuh, dan seluruh tubuh, lahir batin, selamat di dunia dan akhirat yang kekal abadi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tujuan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tujuannya adalah meningkatkan kejernihan, ketajaman akal pikiran perasaan dalam beriman dan bertakwa kepada Allah SWT yang sangat bermanfaat untuk mengingat Allah SWT, mulai dari sel yang terkecil, organ tubuh, dan seluruh tubuh secara lahir batin agar selamat<a href="#_ftn1">[1]</a> dalam kehidupan dunia, dan akhirat yang kekal dan abadi. Mampu merobah pola dan pandangan manusia pada saat meniti dan menjalani kehidupan di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Seluruh tubuh selalu dibiasakan mengingat Allah, karena setiap tarikan nafas dengan disertai “Subhanallah”, akan membawa masuk hawa keTuhanan “Subhanallah” bersama oksigen, yang akan menyebar ke seluruh tubuh atau ke seluruh sel dan dipergunakan untuk berbagai fungsi metabolisme. Maka setiap sel di tubuh kita yang akan mengadakan metabolisme selalu menggunakan oksigen yang membawa “Subhanallah”.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, setiap sel di seluruh tubuh manusia dari sel yang terkecil pada saat melakukan fungsi sel/metabolisme selalu mengingat Allah dengan “Subhanallah” terlebih dahulu. Demikian pula dengan proses yang sama pada saat mengeluarkan nafas.</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulannya, dengan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi membiasakan umat Islam untuk mengingat Allah mulai dari sel yang terkecil, organ-organ tubuh, seluruh anggota tubuh dan tubuh secara keseluruhan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Manfaat <!--more--></strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Secara garis besar, manfaat Tafakur Meditasi Islam dalam kehidupan dunia dan akhirat yang dapat diuraikan di sini akan meliputi: <strong> </strong></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Memperkuat konsentrasi      pikiran</li>
<li>Memperkuat kesadaran dan      kehadiran hati setiap kali kita menjalankan ibadah, terutama shalat,      zikir, wirid.</li>
<li>Mengurangi marah</li>
<li>Meningkatkan sifat jujur</li>
<li>Meningkatkan rasa adil dan      bijaksana</li>
<li>Meningkatkan rasa welas asih</li>
<li>Memudahkan kita untuk      mengucapkan kalimat-kalimat Allah dalam menghadapi setiap kejadian yang      mendadak.</li>
<li>Menjaga mulut dalam hal      berbicara</li>
<li>Menjaga mulut ketika makan      dan minum</li>
<li>Mengatur pola tidur</li>
<li>Mengatur pola hubungan      seksual</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Seluruh manfaat tersebut di atas dijadikan modal untuk membantu ketika melakukan identifikasi – kalkulasi – analisa – solusi dalam menghadapi masalah dalam kehidupan.</p>
<p style="text-align:justify;">Masalah kehidupan tersebut akan mencakup aspek-aspek 5 K yaitu:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Keuangan</li>
<li>Karir, jabatan, pekerjaan</li>
<li>Kesehatan</li>
<li>Keluarga</li>
<li>Kematian – menuju kehidupan      akhirat</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Jika masalah tadi dapat diatasi dengan baik, maka akan muncul:</p>
<p style="text-align:justify;">-          Ketenangan</p>
<p style="text-align:justify;">-          Kesabaran</p>
<p style="text-align:justify;">-          Ketenteraman</p>
<p style="text-align:justify;">Mengingat bahwa semua manusia akan mati dan menuju atau kembali ke kehidupan akhirat, maka manfaat Tafakur Meditasi Islam dalam hal ini adalah:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Selamat ketika sakratul maut      (akan mudah), sebab pada saat sakratul maut itu adalah saat dicabutnya      nafas. Bilamana nafas kita sudah terbiasa dipenuhi dengan ‘Subhanallah’      maka ketika dicabut akan selalu mengucapkan ‘Subhanallah’</li>
<li>Selamat siksa kubur. Kalau      setiap hari terbiasa diisi oleh ‘Subhanallah’ maka tubuh kita pun isinya      adalah ‘Subhanallah’</li>
<li>Menghadapi api neraka.      Haramlah tubuh dimakan api neraka jika tubuh dipenuhi ‘Subhanallah’</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Jadi, </strong><strong>Apakah </strong><strong>Sebenarnya </strong><strong>Tafakur Meditasi Islam </strong><strong>Abah Didi </strong><strong>itu?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Adalah tafakur yang menggunakan teknik pernafasan dan konsentrasi serta dilakukan dengan tekun dan terus menerus, secara bertahap pikiran akan terlatih untuk mengendalikan hawa nafsu, dan meningkatkan kecerdasan intelektual agar mampu membawa rasa hati kepada tingkat nilai kebaikan budi (mindfulness) yang luhur.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan melakukan tafakur-meditasi Islam secara teratur dan terus menerus, kita dapat menjadikan prosesi tafakur-meditasi Islam Abah Didi sebagai sarana untuk mendapatkan jalan  keluar (solusi) dari persoalan kehidupan yang akan selalu kita hadapi sepanjang hayat. Hal ini dapat terjadi karena terjadi sebuah pola interaksi antara diri kita dan hawa “Subhanallah” yang masuk ke dalam diri kita yang akan membuat kita mampu mengingat Allah, mengenali siapa diri kita, menyadari bahwa kita ciptaan Allah, Allah yang memiliki kita – manusia, kepadaNya kita selalu ingat, jika selalu ingat Allah – kita akan tenang. Kemudian, kita akan mampu menyadari bahwa hidup kita di dunia hanya sementara dan sebentar untuk kembali ke kehidupan akhirat yang kekal. Kita akan dan haruslah sadar pula bahwa kehidupan di dunia akan menentukan kehidupan di akhirat.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita sudah dapat menerima kerangka pikiran tersebut maka kita dapat membuat rencana-rencana kegiatan dalam kehidupan sekaligus mendapatkan cara untuk memecahkan persoalan yang selalu timbul dalam kehidupan sehingga menjadikannya sebuah sumber yang memiliki kekayaan tak terbatas. Dengan ketersediaan fasilitas seperti ini kita akan berada dalam keadaan  pikiran  yang  tenang kemudian menumbuhkan sikap sabar yang akhirnya menimbulkan rasa tenteram di dalam jiwa.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa Bedanya dengan </strong><strong>Meditasi, S</strong><strong>e</strong><strong>m</strong><strong>e</strong><strong>di dan Kegiatan Spiritual Lainnya</strong><strong>?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berbeda dengan ilmu tafakur saja yang menggunakan akal dalam mengingat Allah dan diri sendiri, atau meditasi saja yang melatih pernafasan disertai konsentrasi pikiran, Tafakur Meditasi Islam Abah Didi yang diajarkan di sini adalah sebuah cara yang efektif untuk ingat dan mengingat Allah, dilakukan dengan bernafas alamiah sambil berkonsentrasi memasukkan “hawa” bersih dan suci yaitu “Subhanallah” ke dalam tubuh dan di keluarkan lagi sejalan hembusan nafas ke luar. Dengan cara ini kita akan dapat merasakan masuknya hawa suci tadi yang bila dilakukan secara teratur minimal lima menit sehari dan dilakukan setiap hari, maka hati kita akan berangsur-angsur tenang.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Tatacara Tafakur</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tafakur Meditasi Islam untuk awal latihan merupakan teknik pernafasan yang dilakukan dengan konsentrasi dengan posisi duduk atau “Sin” dengan cara bersila di lantai atau duduk di atas kursi. Sebagai keterangan, Tafakur Meditasi ini dapat dilakukan dalam berbagai posisi, sambil duduk bersila, berdiri, serta posisi-posisi lain sesuai abjad huruf arab yang berjumlah 30 buah dari Alif hingga Ya.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Cara Melakukan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jika sudah siap dalam posisi “Sin” postur tubuh dibuat tegak agar nafas tidak tertahan dapat masuk dan keluar dengan nyaman dan benar<a href="#_ftn2">[2]</a>. Usahakan kepala dalam keadaan tegak agar aliran nafas dapat berlangsung lancar. Bernafas secara alamiah, seringan mungkin dan berkonsentrasi melafadzkan kalimat tasbih “Subhanallah” di dalam hati ketika menghirup dan mengeluarkan nafas. Bahu diusahakan tidak terlalu naik atau tegang, santai dan rileks sehingga bahu tidak ikut dalam kegiatan menarik dan mengeluarkan nafas.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah didapat irama nafas keluar masuk terus menerus yang benar-benar enak lakukanlah konsentrasi supaya pengucapan “Subhanallah” di dalam hati dilakukan sejalan dengan tarikan nafas dan pembuangan nafas. Dalam satu tarikan nafas di dalamnya diucapkan “Subhanallah” kemudian ketika keluar nafas ucapkan juga “Subhanallah” dalam satu hembusan.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal yang perlu diperhatikan, akhir penarikan nafas bersamaan dengan selesainya “Subhanallah”. Begitu juga ketika menghembuskan nafas, merasakan saat akhir pengeluaran nafas “Subhanallah” juga sudah selesai diucapkan. Lakukan hal ini beberapa kali hingga didapat satu kesatuan bernafas yang halus mengandung ucapan “Subhanallah”.</p>
<p style="text-align:justify;">Ulangi beberapa kali dengan perlahan-lahan tanpa ada keinginan mencapai sesuatu hal dan tidak terburu-buru.</p>
<p style="text-align:justify;">Teknik tafakur dasar ini diajarkan selama satu kali seminggu selama 5 minggu. Peserta akan dilatih untuk melakukan pernafasan ini secara bertahap, awalnya selama 5 menit dan diulang sebanyak 2 sampai 3 kali, hingga mencapai waktu yang lebih lama hingga terasa benar-benar ringan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Hasil</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Hasil yang diperoleh seringkali mengejutkan, tidak terbayangkan sebelumnya, terutama dalam hal ketenangan, kesabaran, dan ketenteraman hati-perasaan. Pada suatu saat, mereka yang telah berlatih tekun Tafakur Meditasi Islam Abah Didi akan kagum dan memuji dirinya sendiri (akibat perubahan positif yang terjadi), dan akan lebih jelas dan bijaksana dalam mengatur, mengelola diri sendiri dalam membuat keputusan atau menentukan solusi terbaik dari setiap masalah yang muncul dalam kehidupan.</p>
<p style="text-align:justify;">Hasil yang didapat dari mengerjakan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi dengan rutin selama tiga bulan akan diperoleh kejernihan pikiran, konsentrasi meningkat jadi lebih kuat, lebih tekun ibadah. Bahkan tidak sedikit para peserta yang baru berlatih dua atau tiga minggu sudah mendapat hasil seperti wajah lebih segar berseri mengeluarkan cahaya, tidak cepat marah, mendapat uang tanpa diduga, promosi jabatan atau jabatan baru. Kemudian, hati akan menjadi jernih dan meningkat hingga tercapai kepekaan hati yang tinggi. Jika tafakur sudah dilakukan lebih lama lagi, mencapai tahunan dan sudah menjadi kebiasaan rutin, maka kesehatan pun akan meningkat dan kekuatan fisik menjadi lebih prima walau usia lanjut, awet muda, dan tidak pikun</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Lingkup Masalah yang Akan Teratasi</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tafakur Meditasi Islam Abah Didi atau Tafakur-Meditasi Islam yang akan diajarkan di sini adalah metoda efektif dan efisien untuk mengingat Allah dan kehidupan akhirat. Caranya adalah dengan bernafas secara alamiah sambil berkonsentrasi mengucapkan “Subhanallah” di dalam hati. Dengan panduan yang tepat dan benar dari pembimbing, peserta meditasi tafakur Islam dapat merasakan perkembangan dan manfaatnya dari waktu ke waktu. Dengan bantuan Allah Subhanahu Wa Taala, kita dapat mengatasi masalah 5K, yaitu Keuangan, Karir, Kesehatan, Keluarga, dan Kematian menuju kehidupan akhirat.</p>
<p style="text-align:justify;">Biasanya para peserta Tafakur Meditasi Islam Abah Didi, dalam waktu lima minggu hingga duabelas minggu, jika berlatih dengan tekun dan benar akan dapat mengatasi masalah dan persoalan seperti:</p>
<p style="text-align:justify;">Keuangan, kekayaan, harta</p>
<p style="text-align:justify;">-          Kesulitan keuangan, bisnis kacau</p>
<p style="text-align:justify;">-          Tidak punya uang</p>
<p style="text-align:justify;">-          Dapat uang tetapi selalu habis dan kurang</p>
<p style="text-align:justify;">Karir, pekerjaan, jabatan</p>
<p style="text-align:justify;">-          Kehilangan pekerjaan, tidak punya pekerjaan, karir terancam, jabatan selalu diincar orang</p>
<p style="text-align:justify;">-          Stress karena dituduh korupsi yang tidak jelas dasar hukumnya</p>
<p style="text-align:justify;">Kesehatan</p>
<p style="text-align:justify;">-          Penyakit berat, menahun</p>
<p style="text-align:justify;">-          Takut dan resah berkepanjangan</p>
<p style="text-align:justify;">-          Tidak sabar, sering marah-marah tidak menentu</p>
<p style="text-align:justify;">Keluarga</p>
<p style="text-align:justify;">-          Ingin dapat jodoh .</p>
<p style="text-align:justify;">-          Suami  / istri selingkuh, tidak setia.</p>
<p style="text-align:justify;">-          Disharmoni hubungan antar anggota keluarga, anak dengan orang tua, hubungan suami istri, hubungan antara pria dan wanita</p>
<p style="text-align:justify;">Kematian &#8211; menuju kehidupan akhirat</p>
<p style="text-align:justify;">-          Bingung menghadapi hari tua dan kematian</p>
<p style="text-align:justify;">-          Gamang, hampa hidup menunggu mati</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jadwal Pelatihan dan Bimbingan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pelatihan dilakukan dengan berlatih tatap muka antara murid dan pembimbing (instruktur)</p>
<p style="text-align:justify;">Jadwal pelatihan dan bimbingan tafakur tahap pendahuluan dilakukan secara teratur 1 minggu sekali selama 5 minggu (5 kali pertemuan). Materi serta bahan pelajaran yang diberikan oleh pembimbing<a href="#_ftn3">[3]</a> kepada peserta berupa bimbingan, petunjuk, instruksi, dan peragaan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Berlatih Sendiri dengan Teratur</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Di antara waktu pertemuan tersebut peserta diharapkan berlatih setiap hari minimal selama 5 (lima)  menit di tempat yang sunyi atau tempat biasanya melakukan shalat. Dapat dilakukan malam hari sebelum tidur, dan atau pagi hari 5 menit setelah subuh. Latihan tafakur sebaiknya dilakukan bersentuhan dengan lantai karena kita akan mengambil energi dari bumi. Untuk tahap pendahuluan, duduk bersila di lantai adalah posisi yang baik. Namun pada prinsipnya latihan tafakur dapat dilakukan di mana saja tidak perlu mengganggu aktifitas sehari-hari. Boleh sambil duduk di kursi kerja kantor, sedang menunggu sesuatu, atau di dalam kendaraan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Syarat Mengikuti Bimbingan dan Latihan </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Syarat-peserta:</p>
<p style="text-align:justify;">-        Dewasa, sehat jasmani rohani</p>
<p style="text-align:justify;">-        Memiliki keyakinan, pandangan hidup, dan visi yang baik</p>
<p style="text-align:justify;">-        Dianjurkan untuk dalam keadaan bersih dengan cara mandi atau membasuh badan dengan air  sebelum mengikuti pelajaran</p>
<p style="text-align:justify;">-        Mengganti pakaian kerja / sehari-hari dengan pakaian bersih yang longgar dan nyaman</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum dilaksanakan pelatihan dan bimbingan sebaiknya dilakukan tanya jawab untuk mendapat informasi latar belakang calon peserta dan penjelasan program tafakur dari pusat-pusat pelatihan terdekat. Jika jadwal (hari, jam, durasi) sudah disepakati program tafakur dapat dilaksanakan di tempat yang disepakati bersama.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pusat Pelatihan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">-        Pusat Tafakur Meditasi Islam Abah Didi, Jl. Dakota 25 A-B, Bandung 40175, tel: 022 607 8517</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<hr size="1" />
<p style="text-align:justify;"><a href="#_ftnref1">[1]</a> Selamat artinya disini mengacu pada istilah universal bahwa kondisi seperti inilah (selamat) yang menjadi tujuan dalam upaya mendapar ridho Allah SWT.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="#_ftnref2">[2]</a> Pada tahap ini tafakur dilaksanakan dengan duduk bersila dengan tangan yang ditaruh santai menjuntai ke depan. Kendurkan anggota tubuh hingga didapat posisi paling nyaman. Mata boleh terbuka atau tertutup. Jika mata dibuka, fokuskan mata lurus ke depan pada sebuah titik di sebuah bidang. Kemudian buka diafragma atau pupil mata maksimum untuk menyatukan pandangan ke titik sasaran. Jika mata ditutup, temukan sebuah titik imajiner di depan hidung dan pandanglah terus hingga tampak nyata. Bernafaslah secara alamiah sehalus mungkin.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><a href="#_ftnref3">[3]</a> Pembimbing, instruktur memiliki sertifikat mengajar dari Yayasan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ytmiad.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ytmiad.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ytmiad.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ytmiad.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ytmiad.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ytmiad.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ytmiad.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ytmiad.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ytmiad.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ytmiad.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ytmiad.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ytmiad.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ytmiad.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ytmiad.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ytmiad.wordpress.com&amp;blog=3044307&amp;post=63&amp;subd=ytmiad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ytmiad.wordpress.com/2009/08/05/sekilas-tafakur-meditasi-islam-abah-didi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22dfbb9c38a055a8f2233ac32f8bf8c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ytmiad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ytmiad.files.wordpress.com/2009/08/ismedad.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ISMEDAD</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PROFIL</title>
		<link>http://ytmiad.wordpress.com/2009/03/25/selamat-datang/</link>
		<comments>http://ytmiad.wordpress.com/2009/03/25/selamat-datang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 05:01:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ytmiad</dc:creator>
				<category><![CDATA[TMIAD]]></category>
		<category><![CDATA[Profil yayasan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ytmiad.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrahmanirrahiim Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang MUKADIMAH Meditasi Islam berdasarkan ajaran atau metoda yang diajarkan Abah Didi adalah: konsentrasi mengosongkan pikiran, menarik nafas dan mengeluarkan nafas secara tenang, teratur disertai bacaan “Subhanallah”, dilakukan minimal lima menit sehari &#8211; semalam. Berguna untuk Mengingat Allah Subhanahu Wa Taala, selamat pada Kehidupan Dunia dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ytmiad.wordpress.com&amp;blog=3044307&amp;post=23&amp;subd=ytmiad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Bismillahirrahmanirrahiim</strong></h2>
<p>Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang</p>
<h2><img class="aligncenter size-full wp-image-121" title="logo_YTMIAD" src="http://ytmiad.files.wordpress.com/2009/03/logo_ytmiad1.jpg?w=500" alt="logo_YTMIAD"   /></h2>
<h2><strong>MUKADIMAH</strong></h2>
<p style="text-align:justify;">Meditasi Islam berdasarkan ajaran atau metoda yang diajarkan <a href="http://www.abah-didi.com" target="_blank">Abah Didi</a> adalah: konsentrasi mengosongkan pikiran, menarik nafas dan mengeluarkan nafas secara tenang, teratur disertai bacaan “Subhanallah”, dilakukan minimal lima menit sehari &#8211; semalam. Berguna untuk Mengingat Allah Subhanahu Wa Taala, selamat pada Kehidupan Dunia dan Mengingat Kehidupan Akhirat yang kekal abadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Tafakur Meditasi Islam Abah Didi, yang akan menjelaskan bahwa agama Islam memiliki tata cara serta metoda meditasi yang sudah lama dipraktekkan dan diamalkan untuk melatih konsentrasi dengan pengaturan pernafasan yang bermanfaat untuk meningkatkan kejernihan, ketajaman akal pikiran perasaan dalam beriman dan bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Taala.<span id="more-23"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Meditasi Islam metoda Abah Didi dapat merubah pola dan pandangan pada saat meniti serta menjalani kehidupan di dunia. Hasil yang didapat akan mengejutkan terutama dalam hal ketenangan, kesabaran, dan ketenteraman hati &#8211; perasaan. Pada suatu saat yang telah berlatih Tafakur Meditasi Islam Abah Didi akan lebih bijaksana untuk mengatur dan mengendalikan diri dalam menentukan keputusan atau solusi terbaik yang harus diambil pada setiap masalah yang muncul pada waktu menjalani roda kehidupan, baik itu masalah yang menyenangkan maupun masalah yang menyusahkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Meditasi Islam Metoda Abah Didi ini dapat dipelajari oleh seluruh umat Islam dari berbagai mazhab, golongan, maupun aliran karena tidak ada ikatan guru &#8211; murid setelah mempelajarinya. Setiap yang telah menguasai Meditasi Islam ini dapat membawa untuk kepentingan diri pribadi, perguruan maupun golongannya dan dapat mengajarkan kepada siapa yang dikehendakinya. Inti ajaran tarikan nafas, mengeluarkan nafas serta bacaan Subhanallah tidak merupakan monopoli seorang guru, perguruan, mazhab, maupun golongan.</p>
<h2><strong>Latar Belakang</strong></h2>
<p style="text-align:justify;">Yayasan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi, didirikan atas perwujudan amanah langsung dari Abah Didi atau <a href="http://www.abah-didi.com/documents/biografi.html" target="_blank">Kyai Haji Raden Abdullah Ibnu</a> Mas’ud. Dengan berdirinya Yayasan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi, di harapkan dapat lebih terpola dan terarah sesuai dengan yang telah di amanahkan Abah Didi, mengenai pelatihan, bimbingan dan pengajaran dari Ilmu Tafakur Meditasi Islam Abah Didi tersebut. Yayasan ini berdiri dengan Akta Notaris Ny. Kirana Ivyminerva Wilamarta, SH ,LL.M nomor 1 tanggal 7 Januari 2008, dengan badan hukum SK Menteri Hukum dan HAM Nomor: AHU-3854.AH.01.02.Tahun.2008, Rekom Depag kota Bandung No: Kd.10.19/1/BA.05/2195/2008 serta terdaftar Dinas Sosial Kota Bandung Nomor: 062/1033 – Dinsos. Dengan berdirinya Yayasan tersebut maka penyebaran ilmu Tafakur Meditasi Islam Abah Didi ini diharapkan dapat disebarkan secara terbuka, luas dan merata ke seluruh pelosok negeri, guna membantu masyarakat yang membutuhkan ketenangan, ketenteraman dan kesabaran.</p>
<h2><strong>Tujuan Yayasan:</strong></h2>
<ul>
<li>Mendirikan dan menyelenggarakan lembaga pendidikan non formal yaitu mengajarkan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi.</li>
<li>Memperkenalkan dan mensosialisasikan Tafakur Meditasi Islam Abah Didi berdasarkan ajaran agama Islam baik melalui penerbitan buku, buletin, majalah, tabloid dan media elektronik.</li>
</ul>
<h2>Program Yayasan</h2>
<p>Untuk mencapai tujuan tersebut di atas, Yayasan melakukan kegiatan,       sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dan bimbingan  Tafakur Meditasi Islam Abah Didi.</li>
<li>Menerima dan menyalurkan Zakat dan Sedekah.</li>
<li>Menghimpun dana dari masyarakat umum khususnya anggota Tafakur Meditasi Islam Abah Didi untuk membantu biaya pendidikan anak yatim piatu dan anak-anak keluarga tidak mampu.</li>
<li>Menghimpun dana dari masyarakat umum khususnya anggota Tafakur Meditasi Islam Abah Didi untuk membantu kaum dhuafa, orang tua jompo dan anak yatim-piatu.</li>
</ul>
<h2>Visi dan Misi Yayasan:</h2>
<h2 style="text-align:left;padding-left:30px;"><strong>Visi:</strong></h2>
<ul>
<li> Mengajak dan mendorong seluruh umat manusia di seluruh dunia  untuk Mengingat Allah dan Mengingat Akhirat.</li>
</ul>
<h2 style="text-align:left;padding-left:30px;">Misi:</h2>
<ul>
<li>Mengingat Allah Subhanahu Wa Taala setiap hari walaupun 5 (lima) menit, dilakukan seumur hidup.</li>
<li>Mempersiapkan manusia yang berakal pikiran dan perasaan dalam menghadapi kejadian-kejadian selama manusia menjalani kehidupan sehari-hari di dunia ini.</li>
<li>Tercapainya pemenuhan kebutuhan manusia yang mempunyai sifat sidiq, tabliq,amanah dan fathonah.</li>
<li>Mensadarkan seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa Mengingat Allah dan Mengingat Akhirat.</li>
<li>Menyampaikan bahwa manusia harus yakin dan percaya bahwa kehidupan manusia yang sebenarnya adalah kehidupan akhirat.</li>
</ul>
<p style="text-align:left;">Besar harapan dengan program yayasan  dan kerangka kerja yang nyata dari yayasan dan dukungan dari beberapa pihak yang mempunyai impian yang sama, yakni: Mengingat Allah dan Mengingat Akhirat adalah merupakan  solusi atau jalan keluar untuk menyelesaikan masalah 5 K yang sedang mengendap di masyarakat umum, yakni:</p>
<ul>
<li>Aspek keluarga, sesama manusia</li>
<li>Aspek karier, usaha, pekerjaan</li>
<li>Aspek kekayaan, uang, harta</li>
<li>Aspek kesehatan</li>
<li>Aspek kematian</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ytmiad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ytmiad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ytmiad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ytmiad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ytmiad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ytmiad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ytmiad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ytmiad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ytmiad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ytmiad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ytmiad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ytmiad.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ytmiad.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ytmiad.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ytmiad.wordpress.com&amp;blog=3044307&amp;post=23&amp;subd=ytmiad&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ytmiad.wordpress.com/2009/03/25/selamat-datang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22dfbb9c38a055a8f2233ac32f8bf8c7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ytmiad</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ytmiad.files.wordpress.com/2009/03/logo_ytmiad1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">logo_YTMIAD</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
